Pengertian Teknologi Informatika Dan Komputer



A.      Teknologi Informatika Dan Komputer
Menurut Susanto ( 2002 ) informasi merupakan hasil dari pengolahan data namun tidak semua hasil dari pengolahan tersebut dapat menjadi informasi.
Perkembangan dan Pemanfaatan TIK dalam Dunia Pendidikan
Sebelum menginjak abad 21 yang telah serba modern, penemuan teknologi-teknologi telah dirintis dimulai dari ditemukannya mesin tik, alat komunikasi seperti mesin penyampai pesan. Kemudian hal ini berkembang lagi dengan dibuatnya computer dari yang paling sederhana hingga komputer yang paling canggih selain itu ditemukan telepon sederhana hingga ditemukannya hand phone dan saat ini telah berkembang menjadi PDA. Bahkan pada saat ini abad ke 21 telah ditemukan bidang rekayasa mikroelektronika. Hal ini dapat menunjukkan bahwa TIK mengalami perkembangan yang sangat pesat.
Dengan telah berkembangnya system komunikasi online seperti telepon, sms, ataupun email yang dapat diakses dalam dunia maya, tentunya hal ini mempengaruhi dalam berbagai aspek kehidupan khususnya dalam bidang pendidikan. Hal ini dapat terlihat dengan telah terjadinya pergeseran dalam proses pembelajaran dimulai dari ‘belajar di ruang kelas’ ke’ belajar dimana saja’, dari ‘kertas’ ke ‘on line’. Interaksi antara guru dengan siswa pun tidak hanya dapat dilakuakn melalui hubungan tatap muka tetapi dapat dilakukan melalui telepon, sms, ataupun email. Dalam tugas pokok seorang guru pun menjadi terasa lebih mudah baik dalam membuat persiapan mengajar, mencari sumber bahan ajar, bahkan dalam pembuatan evaluasi bagi siswa yang dapat diberikan secara beragam. Hal ini bisa memanfaatkan teknologi komputer. Dengan adanya pemanfaatan teknologi informasi yang diperuntukkan bagi peningkatan kinerja lembaga pendidikan dalam upayanya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia. Guru dan pengurus sekolah tidak lagi disibukkan oleh pekerjaan-pekerjaan operasional, yang sesungguhnya dapat digantikan oleh komputer. Dengan demikian dapat memberikan keuntungan dalam efisien waktu dan tenaga.
Bila diuraikan pemanfaatan TIK dapat dijelaskan secara terperinci seperti :
1.        Penyimpanan dan pengolahan data siswa, staf, keuangan, dan asset sekolah
2.         Analisis perkembangan kinerja siswa, guru, dan sekolah dari periode ke periode
3.         Penyediaan informasi tentang perkembangan studi siswa kepada Guru Wali dan Orang Tua
4.         Penyediaan informasi untuk mendukung pelaporan kepada Kantor Dinas Pendidikan yang  terkait dengan Ujian Akhir Nasional (UAN) dan Badan Akreditasi Sekolah (BAS)
5.         Pengolahan data menjadi informasi untuk mendukung pengambilan keputusan
6.                Pengelolaan perpustakaan termasuk katalogisasi buku-buku, penelusuran buku, proses peminjaman dan pengembalian buku, status keberadaan buku, dan penetapan jumlah denda.(Sumber : http://www.kamadeva.com/index-menu-news-newsid-tiduniapendidikan.htm)

Pengertian Multimedia


A.      Media Pembelajaran
Media pembelajaran adalah media yang digunakan dalam pembelajaran, yaitu meliputi alat bantu guru dalam mengajar serta sarana pembawa pesan dari sumber belajar ke penerima pesan belajar (siswa). Sebagai penyaji dan penyalur pesan, media belajar dalam hal-hal tertentu bisa mewakili guru menyajiakan informasi belajar kepada siswa.
Jika program media itu didesain dan dikembangkan secara baik, maka fungsi itu akan dapat diperankan oleh media meskipun tanpa keberadaan guru.
Menurut Rohadi (2003:9) media adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan informasi dari sumber informasi kepada penerima informasi yang sering digunakan dalam bidang komunikasi dan termasuk ke dalam media meliputi teaching Aids, AVA dan media belajar atau sering disebut juga alat peraga.
Secara umum manfaat media dalam proses pembelajaran adalah memperlancar interaksi antara guru dengan siswa sehingga kegiatan pembelajaran akan lebih efektif dan efisien. Tetapi secara lebih khusus ada beberapa manfaat media yang lebih rinci.
Beberapa manfaat media dalam pembelajaran, yaitu :
1.      penyampaian materi dapat diseragamkan.
2.      proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik.
3.      proses pembelajaran menjadi lebih interaktif.
4.      efisiensi dalam waktu dan tenaga.
5.      meningkatkan kualitas hasil belajar siswa.
6.      media memungkinkan proses belajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.
media dapat menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dan proses






A.      Multimedia

1.         Definisi Multimedia
Menurut Vaughan (2004), Multimedia merupakan kombinasi teks, seni, suara, gambar, animasi, dan video yang disampaikan dengan komputer atau dimanipulasi secara digital dan dapat disampaikan dan/atau dikontrol secara interaktif.
Iwan Binanto (2010) memaparkan ada tiga jenis multimedia yaitu:
a.         Multimedia interaktif
Pengguna dapat mengontrol apa dan kapan elemen-elemen multimedia akan dikirimkan atau ditampilkan.
b.         Multimedia hiperaktif
Multimedia jenis ini mempunyai suatu struktur dari elemen-elemen terkait dengan pengguna yang dapat mengarahkannya. Dapat dikatakan bahwa multimedia jenis ini mempunyai banyak tautan (link) yang menghubungkan elemen-elemen multimedia yang ada.
c.         Multimedia linear
Pengguna hanya menjadi penonton dan menikmati produk multimedia yang disajikan dari awal hingga akhir.
Dari definisi di atas, sebuah sistem multimedia dapat digambarkan sebagai berikut.








Gambar 2.1.      Gambaran Definisi Multimedia

2.    Penggunaan Multimedia
Multimedia dapat digunakan dalam banyak bidang. Multimedia dapat masuk dan menjadi alat bantu yang menyenangkan. Hal ini terjadi karena kekayaan elemen-elemen dan kemudahannya digunakan dalam banyak konten yang bervariasi. Beberapa bidang yang menggunakan multimedia adalah sebagai berikut:
a.         Bisnis
Aplikasi multimedia untuk bisnis meliputi presentasi, pemasaran, periklanan, demo produk, catalog, komunikasi di jaringan, dan pelatihan. Penggunaan multimedia akan membuat kelancaran dan kemudahan transaksi bisnis.
b.         Sekolah
Multimedia sebenarnya sangat dibutuhkan di sekolah karena multimedia membuat pembelajaran menjadi lebih lengkap dan lebih menarik. Multimedia dapat menjadi alat pengajaran elektronik yang dapat membantu pengajar.
c.         Rumah
Multimedia dapat dimanfaatkan sebagai media hiburan dan teman di rumah, misalnya game.
d.        Tempat umum
Saat ini sudah banyak tempat-tempat umum memasang “kiosk”, yaitu produk multimedia yang berfungsi sebagai pemberi informasi, misalnya informasi mengenai tempat yang sedang dikunjungi, kuliner, dan sebagainya.
e.         Virtual Reality (VR)
Bidang ini biasanya menggunakan alat-alat khusus, misalnya kacamata, helm, sarung tangan, dan antar muka pengguna yang tidak lazim, dan berusaha untuk menempatkan penggunanya “di dalam” pengalaman yang nyata.
Dalam VR, lingkungan yang diciptakan sebenarnya merupakan ribuan objek geometris yang digambar dalam ruang 3 dimensi. Semakin banyak objek dan titik yang mendeskripsikan objek serta semakin tinggi resolusinya, semakin relistis hasil yang akan diperoleh.
3.      Keunggulan dan kelemahan multimedia
Menurut Suyanto (2005) keunggulan dan kelemahan multimedia adalah sebagai berikut.
Keunggulan multimedia:
a.       Menarik perhatian, karena manusia memiliki keterbatasan daya ingat.
b.      Media alternativ dalam penyampaian pesan, diperkuat dengan teks, suara, gambar, video, dan animasi.
c.       Meningkatkan kualitas penyampaian informasi.
d.      Interaktif
Kelemahan multimedia
a.       Desain yang buruk menyebabkan kebingungan dan kebosanan, pesan tidak tersampaikan dengan baik.
b.      Kendala bagi orang dengan kemampuan terbatas / cacat.
Tutuntutan terhadap spesifikasi komputer yang memadai. 

Desain Kaos olahraga

Desain Kaos olahraga format corel draw x4 silahkan download



Undangan aqiqah

Download undangan aqiqoh format corel draw x4  silahkan download 
format adobe photo Shop. silahkan download